Cara memilih lokasi untuk usaha peternakan ayam - Syarat utama dalam menentukan lokasi peternakan ayam yang baik adalah jauh dari pemukiman penduduk. Hal ini tidak bisa ditawar lagi. Maksudnya jelas, agar peternakan yang kita jalankan nanti tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar maupun kepada peternakan sendiri.

Peternakan dengan jumlah populasi ayam yang banyak berpotensi untuk menimbulkan suara berisik, terutama pada jam-jam tertentu. Selain itu, tentu saja menimbulkan polusi udara berupa bau tak sedap dari kotoran ayam hingga lalu lalang kendaraan dari dan ke peternakan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Akibat jangka panjangnya, peternakan justru mendapat anggapan buruk dari masyarakat dan berpeluang diprotes, bahkan mengalami penutupan paksa oleh masyarakat.

memilih lokasi untuk budi daya ayam


Jarak ideal kandang ayam dari rumah pemiliknya jika hanya memelihara beberapa ekor atau maksimum puluhan ekor ayam adalah 25 meter. Sein itu, ayam harus dikandangkan atau diberi kandang umbaran. Namun, ayam tidak berkeliaran begitu saja keluar kandang.

Sementara untuk usaha peternakan ayam ratusan hingga ribuan ekor, tentu saja lokasinya harus lebih jauh dari permukiman.

Berikut ini adalah beberapa persyaratan penting dalam menentukan lokasi budi daya ayam.

#1 Lokasi yang dipilih sesuai dengan peruntukannya

Agar peternakan kita dapat berjalan dalam jangka waktu lama di lokasi yang sama, maka kita sebagai calon peternak perlu sekali mengetahui peruntukan suatu wilayah yang akan kita gunakan untuk lokasi beternak beberapa tahun ke depan.

Dengan demikian, dapat diperkirakan tidak akan banyak rumah permukiman pendudukan atau bangunan publik lain yang didirikan di dekat lokasi peternakan yang berpotensi mengancam keberadaan peternakan.
Mengenai hal ini dapat kita tanyakan ke perangkat pemerintahan, kelurahan misalnya.

#2 Akses jalan baik dan dekat dengan pasar

Pastikan lokasi peternakan yang kita pilih memiliki akses jalan yang baik dan mudah dilewati hingga menuju jalan utama, terutama memadai untuk kendaraan roda empat atau roda dua yang banyak digunakan, baik sebagai pengangkut hasil panen maupun pengangkut berbagai keperluan peternakan. Termasuk memudahkan pembeli atau pengepul yang datang langsung ke peternakan.

Terkait pasar, tentu akan lebih baik jika lokasi yang kita pilih berada dekat dengan pasar. Tujuannya agar memudahkan pemasaran sewaktu panen.

Namun, hal ini tidak terlalu menjadi masalah, asalkan lokasi yang dipilih telah diperhitungkan dengan baik dan masih layak dari sisi jalur pemasaran. Selain itu, biasanya pembeli atau pengepul sendiri yang mendatangi lokasi peternakan.

#3 Lokasi memiliki sirkulasi udara yang baik

Lokasi peternakan sebaiknya berada di daerah terbuka. Artinya, di sekeliling kandang yang akan dibangun tersedia ruangan terbuka atau ditumbuhi pepohonan rindang.

Hal ini penting agar sirkulasi udara di sekitar kandang berjalan baik dan udara di dalam kandang selalu dalam keadaan segar, sehingga ayam lebih sehat. Karena itu, lokasi peternakan sebaiknya dipilih di daerah pinggiran kota yang udaranya masih segar dan banyak ditumbuhi pepohonan.

#4 Lokasi dekat atau memiliki sumber air bersih yang cukup

Suplai air bersih dalam jumlah yang cukup sangat dibutuhkan setiap harinya dalam usaha budi daya ayam. Air tersebut digunakan untuk minum ayam, mencuci berbagai peralatan budi daya, dan berbagai keperluan lainnya di peternakan.

Karena itu, lokasi yang dipilih sebaiknya memiliki sumber air tanah yang baik dan air bersih bisa diperoleh sepanjang tahun (tidak mengalami kekeringan pada musim kemarau).

#5 Keamanan dan kondisi sosial masyarakat yang baik

Meskipun berada jauh dari pemukiman yang notabene lokasinya relatif sepi, faktor keamanan tetap harus menjadi perhatian. Karena itu, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu kondisi sosial masyarakat di suatu daerah sebelum memutuskan mendirikan peternakan.

Keamanan dalam peternakan biasanya dijaga dengan membuat pagar yang memadai mengelilingi lokasi peternakan. Namun hal ini tentu tidak cukup.

Keamanan peternakan justru bisa ditingkatkan dengan cara melakukan pendekatan terhadap masyarakat setempat. Antara lain dengan mempekerjakan masyarakat sekitar peternakan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial, sekaligus sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

Perekrutan pekerja bisa dimulai dengan pendekatan kepada tokoh masyarakat atau tokoh pemuda di sekitar peternakan untuk saling bekerja sama, sehingga keamanan dan kondisi sosial di sekitar peternakan terjaga baik.

Apabila peternakan semakin berkembang, sebaiknya sesekali melakukan aksi sosial terhadap warga di sekitar peternakan atau membantu warga sekitar yang sedang dilanda kesusahan.

Dengan kegiatan semacam ini, secara tidak langsung turut membangun rasa memiliki terhadap peternakan kepada pada diri masyarakat sekitar, sekaligus turut menjaga peternakan dari hal-hal yang tidak kita diinginkan.

Itulah tips memilih dan menentukan lokasi untuk usaha budi daya ayam ala PeternakGAUL. Jangan lupa juga untuk membaca tips-tips lain seputar beternak ayam dari PeternakGAUL. Sekian dan semoga bermanfaat.